Home / HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU HAMIL TENTANG INISIASI MENYUSUI DINI (IMD) DI BIDAN PRAKTIK SWASTA ARMITA KABUPATEN SINTANG TAHUN 2012

HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU HAMIL TENTANG INISIASI MENYUSUI DINI (IMD) DI BIDAN PRAKTIK SWASTA ARMITA KABUPATEN SINTANG TAHUN 2012

Ira Agustini1, Arip Ambulan Panjaitan2
1Staf Pengajar STIKes Kapuas Raya Sintang, Kalimantan Barat, Indonesia
2Mahasiswa Magister Promosi Kesehatan, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas
Diponegoro, Semarang, Indonesia
Alamat korespondensi:
(arief.naburju92@gmail.com / 085245451414)
ABSTRACT

Introduction: Early Breastfeeding Initiation (EBI) is one of the factors to suppress the infant mortality rate. BMS is given the first time after the baby is born can press on infant mortality. The low implementation of the EBI among others due to low awareness of the importance of EBI. This study aims to determine the relationship between knowledge and attitude of maternity about the EBI. Methods: This research used cross-sectional framework with sample of 40 respondents. Techniques of data collection using questionaries, data analysis using univariate and bivariate analysis using chi square statistical test. Result: Statistical test showed that there was a significant relationship between knowledge with attitude maternity about EBI (p=0.026).Conclusion: The improvement by health promotion program and the consistency providing counseling to maternity so that they can perform EBI. Keywords: Behaviour, EBI, Maternity

ABSTRAK

Pendahuluan: Inisiasi Menyusui Dini (IMD) merupakan salah satu faktor untuk menekan Angka Kematian Bayi (AKB). Air Susu Ibu (ASI) yang diberikan pertama kali setelah bayi dilahirkan dapat menekan kematian pada bayi. Rendahnya pelaksanaan IMS diantaranya disebabkan rendahnya kesadaran akan pentingnya IMD. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan sikap ibu hamil tentang IMD. Metode: Peneltian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan rancangan cross sectional dengan sampel sebanyak 40 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner, analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat
menggunakan uji statistik uji chi square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa 62,5% responden memiliki pengetahuan baik dan 65% responden bersikap mendukung terhadap pelaksanaan IMD. Serta hasil uji statistik terdapat hubungan bermakna antara pengetahuan dengan sikap ibu hamil tentang IMD (p value=0,026). Kesimpulan: Upaya meningkatkan program promosi kesehatan harus lebih aplikatif dan pemberian konseling
secara konsisten kepada ibu hamil sehingga dapat melakukan IMD.
Kata kunci : Perilaku, IMD, Ibu Hamil